• Slide 1

Pesan Direktur Utama

Pencapaian Kinerja Wismilak tahun 2015

Ronald WallaPara Pemangku Kepentingan yang Terhormat,
Sepanjang 2015, Perseroan telah berhasil membukukan kinerja yang baik, berkat kerja keras dan dedikasi yang tinggi. Perseroan juga mengalami pertumbuhan yang berkesinambungan baik dari aspek finansial maupun non-finansial. Perkenankanlah saya mewakili Direksi untuk menyampaikan pencapaian Perusahan selama 2015.

Kinerja Perusahaan
Seperti kita ketahui, kondisi perekonomian global sepanjang 2015 masih belum sepenuhnya mengalami pemulihan. Hal ini turut mempengaruhi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang tercatat sebesar 4,79% atau lebih rendah dibandingkan dengan tahun sebelumnya yakni sebesar 5,02%. Sektor konsumsi rumah tangga sebagai salah satu contributor terbesar terhadap PDB nasional juga mengalami perlambatan didorong oleh melemahnya daya beli masyarakat. Berdasarkan data Gabungan Pabrik Rokok Indonesia (Gappri), volume produksi rokok pada 2015 menurun dibanding 2014, dari 355 miliar batang menjadi 336 miliar batang.

Industri rokok merupakan kearifan lokal yang telah mampu bersaing dan bertahan menjadi industri dalam negeri yang memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian nasional melalui penyerapan tenaga kerja dan kontribusi kepada penerimaan negara melalui cukai. Peraturan terkait rokok semakin ketat baik di dalam negeri maupun internasional karena pertimbangan perlindungan konsumen dan kesehatan menjadi tantangan tersendiri bagi industri rokok. Selain hal tersebut, kenaikan cukai juga menjadi faktor yang mempengaruhi perkembangan industri rokok. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 205/PMK.011/2014, tarif cukai Sigaret Kretek Mesin (SKM), Sigaret Kretek Tangan (SKT), dan Sigaret Putih Mesin (SPM) rata-rata naik sekitar 8,72% dari tarif sebelumnya. Walaupun berbagai kendala dihadapi pada 2015, Perseroan tetap menunjukkan pertumbuhan yang membanggakan.

Menyikapi kondisi makroekonomi dan industri rokok yang cukup menantang sepanjang tahun 2015, Perseroan mengambil kebijakan strategis dalam upaya mempertahankan gross margin dan meningkatkan angka penjualan dengan menaikkan harga produk yang bervariasi dengan terus menjaga jumlah konsumen melalui beberapa kegiatan pemasaran yang terarah. Sepanjang 2015, rata-rata kenaikan harga produk Wismilak sebesar 7%-9%.

Di tengah kondisi ekonomi dan industri rokok yang penuh tantangan, hingga 31 Desember 2015, total penjualan neto Perseroan mengalami peningkatan sebesar 10,7% menjadi Rp1.839 miliar dari Rp1.661 miliar pada 2014. Pertumbuhan yang menggembirakan juga terdapat pada laba usaha Perseroan yang meningkat sebesar 23,3% menjadi Rp200,72 miliar dari Rp162,78 miliar. Laba tahun berjalan meningkat sebesar 16,3% menjadi Rp131,08 miliar dari Rp112,67 miliar. Sedangkan laba komprehensif tahun berjalan meningkat sebesar 7,9% menjadi Rp125,71 miliar dari Rp116,47 miliar pada 2014. Gross margin berada di posisi 30% sampai akhir tahun 2015.

Total aset Perseroan cenderung tidak mengalami peningkatan signifikan karena ekspansi sudah selesai dilakukan pada 2014, sehingga jumlah belanja modal (capex) selama 2015 senilai Rp66 miliar. Sepanjang 2015, Perseroan berfokus pada peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan produk. Pertumbuhan ini didorong oleh pertumbuhan penjualan SKT seiring dengan adanya kenaikan harga jual.

Prospek Usaha Perseroan
Proporsi kontribusi konsumsi masyarakat merupakan komponen terbesar dari perolehan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Turunnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar tentunya tidak hanya melemahkan industri dalam negeri, namun juga proporsi konsumsi masyarakat karena daya beli yang menurun. Untuk memperbaiki kondisi ekonomi dalam negeri akibat terpaan ketidakpastian situasi global, pemerintah mengeluarkan beberapa paket kebijakan ekonomi. Hal ini merupakan antisipasi yang baik dari Pemerintah dalam meningkatkan daya beli masyarakat.
Industri rokok sebagai bagian dari industri konsumsi yang dipengaruhi oleh daya beli masyarakat, merupakan salah satu industri yang berkontribusi besar bagi perekonomian nasional melalui penerimaaan negara. Guna meningkatkan daya beli masyarakat, pemerintah mengeluarkan serangkaian Paket Kebijakan Ekonomi untuk mendorong perbaikan ekonomi. Paket Kebijakan Ekonomi pemerintah yang diterbitkan sejak 9 September 2015 ini diharapkan membawa persepsi positif kepada investor pasar modal, sehingga dapat membantu aktivitas investasi di Indonesia yang menjadi salah satu penggerak roda ekonomi nasional.

Untuk mengantisipasi tantangan kondisi ekonomi ke depan, Perseroan telah merancang berbagai kebijakan strategis, salah satunya dengan terus meningkatkan volume produksi dan volume penjualan SKT. Selain itu, melalui berbagai kegiatan pemasaran yang terencana, Perseroan optimis akan tetap dapat menjaga gross margin sebesar 30% dan mampu meningkatkan perolehan angka penjualan sebesar 10,7%. Kontribusi Perseroan terhadap penerimaan negara juga diharapkan mampu mendongkrak kinerja ekonomi Indonesia di tahun mendatang.

Penerapan Tata Kelola Perusahaan
Perseroan memandang bahwa penerapan tata kelola Perusahaan yang baik merupakan sebuah komitmen dalam mencapai pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan. Langkah yang mempertegas komitmen tersebut diantaranya adalah dilaksanakannya berbagai sosialisasi, internalisasi dan penyegaran unsur-unsur yang tertuang dalam Code of Conduct yang menjadi panduan sikap dan perilaku yang pantas dan wajib dilakukan oleh setap elemen Perseroan. Dalam upaya mengantisipasi adanya pelanggaran yang melanggar kode etik perusahaan, Perseroan juga telah menyusun bagan Sistem Pelaporan Pelanggaran (Whistleblowing System). Melalui penerapan Good Corporate Governance (GGC), Perseroan terus menjunjung upaya pengembangan manajemen modern atas dasar budaya perusahaan keluarga.

Sepanjang 2015, Perseroan telah melakukan penyesuaian dengan beberapa Peraturan Otoritas Jasa Keuangan yang baru dan berusaha untuk mengimplementasikannya dalam aktivitas bisnis Perseroan sehari-hari. Peningkatan penerapan GCG juga dilakukan dalam menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) agar tingkat GCG Perseroan dapat sejajar dengan tata kelola perusahaan di negara ASEAN lainnya. Sebagai bentuk peningkatan praktik GCG, Perseroan secara bertahap tengah menyusun Pedoman Tata Kerja Dewan Komisaris dan Direksi (Board Manual) sebagai bagian dari aturan tertulis (soft structure) GCG perusahaan.

Tanggung Jawab Sosial Perseroan
Perseroan memiliki kesadaran terhadap pentingnya pelaksanaan tanggung jawab sosial kepada seluruh pemangku kepentingan, bukan hanya kepada para pemegang saham tetapi juga kepada masyarakat. Perwujudan dari kesadaran tanggung jawab sosial tersebut dilaksanakan di setiap kegiatan operasional dan non-operasional Perseroan.

Konsep kegiatan CSR yang terintegrasi dengan strategi bisnis Perseroan menjadi sebuah komitmen Perseroan dalam meraih keberhasilan bisnis yang berkelanjutan. Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, keterlibatan masyarakat dalam kesuksesan Wismilak merupakan bentuk suatu hubungan baik antara perusahaan dengan warga. Untuk itu, Wismilak mewujudkan tanggung jawab sosial perusahaannya dalam sebuah gerakan yang disebut “Wismilak Berbagi” yang merupakan akronim dari Wismilak Bersama Membangun Negeri. Gerakan Wismilak Berbagi dibangun dengan lima pilar (Peduli Olahraga, Peduli Sosial, Peduli Pendidikan, Peduli Budaya, Peduli Wirausaha).

Sebagai salah satu bukti dari praktik CSR yang baik, Perseroan mampu meraih penghargaan bergengsi di tahun 2015 yakni menjadi salah satu perusahaan yang mendapatkan penghargaan The Asia Pacific Entrepreneurship Award 2015 karena dinilai telah memberikan kesempatan dan peluang kepada dunia wirausaha di Indonesia.

Di samping itu, Wismilak juga menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan dalam bidang tanggung jawab produk, ketenagakerjaan dan pelestarian lingkungan. Melalui tanggung jawab sosial yang dilakukan oleh Perseroan diharapkan mampu membawa dampak lebih luas kepada masyarakat Indonesia secara keseluruhan.

Perubahan Susunan Direksi

Sepanjang 2015, tidak ada perubahan susunan Direksi.

Apresiasi
Tahun 2015 dapat dilalui Perseroan dengan capaian kinerja yang baik. Direksi mengapresiasi keberhasilan tersebut sebagai hasil kerja keras dan dedikasi dari seluruh elemen perusahaan. Atas nama Direksi, kami mengucapkan terima kasih atas jerih payah dan komitmen karyawan yang telah bekerja dan berkarya dengan penuh dedikasi dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab masing-masing serta mendukung upaya untuk mewujudkan Visi, Misi dan Target Perusahaan secara bahu membahu. Tidak lupa kami mengucapkan terima kasih kepada Dewan Komisaris atas arahan dan dukungan yang tidak henti demi membangun Perseroan yang besar dan kokoh. Kami juga berterimakasih kepada elemen pemangku kepentingan lainnya (investor, konsumen, distributor, pemasok dan masyarakat) atas kerja sama dan kepercayaan yang diberikan kepada Perseroan. Semoga Wismilak dapat terus berkembang dan bertumbuh menjadi perusahaan yang dapat memberikan kontribusi positif kepada seluruh pihak.

Jakarta, April 2016
Atas nama Direksi

Ronald Walla
Direktur Utama